Apakah
anda termasuk orang yang memiliki hambatan untuk sukses?
Sebetulnya banyak orang yang memiliki hambatan
sukes.
Namun seringkali penghambat ini tidak anda sadari.
Jadi orang dengan kriteria seperti apakah yang
disebut sebagai orang yang memiliki hambatan untuk sukses ?
Satu contoh, pada saat sekolah atau kuliah dulu,
pernahkah anda diberi tugas dengan waktu satu minggu untuk menyelesaikan dan
mengembalikan tugas tersebut?
Apa yang kemudian anda lakukan? Apakah pada hari
yang sama anda menerima tugas tersebut, pada sore hari nya anda langsung
mengerjakan tugas tersebut?
Sebagian besar orang akan menjawab tidak, dan
sebagian besar orang tersebut akan menyelesaikan H-1 hari sebelum mengumpulkan
tugas, tentu anda kenal dengan istilah SKS atau Sistem Kebut Semalam bukan?
Atau mungkin contoh di dunia kerja, anda
dijadwalkan presentasi minggu depan, kasus yang sama bisa jadi terulang lagi,
dengan berbagai alasan tentunya, anda sibuk menjawab telp client, anda sibuk
janji makan siang dengan si anu, anda sibuk mengerjakan tugas anda yang lain
dimana seharusnya anda bisa mengerjakan presentasi tersebut jauh hari sebelum
deadline.
Seringkali berbagai alasan untuk menunda
pekerjaan, atau pikiran bahwa pekerjaan tersebut bisa dikerjakan nanti saja
menjadi sumber masalah untuk anda.
Masalah-masalah inilah yang kemudian menghambat
sukses anda.
Tentu menghambat, karena pekerjaan yang dilakukan
mendadak, dikejar deadline dan persiapan yang hanya sebentar, apakah mungkin
untuk memberikan hasil yang maksimal dari anda?
Inilah yang kemudian membedakan hasil antara orang
yang disebut sukses dan orang yang disebut belum sukses.
Saya sebut ‘belum’ sukses bukan ‘tidak’ sukses
karena orang yang belum sukses ini juga bisa menjadi sukses dengan mempelajari faktor
penghambat sukses dan faktor pendukung sukses.
Apakah faktor pendukung sukses dan faktor
penghambat sukses itu?
Sebelum saya jawab, faktor pendukung dan
penghambat ini berlaku untuk sukses dimana saja, dalam bisnis, bisnis online,
bisnis waralaba, bisnis internet dan sebagainya.
Untuk bisnis saya ambil cerita dari Warren
Buffett, apakah anda setuju untuk bisa menyebut Warren Buffet sebagai orang
sukses?
Kalau anda masih menyebut orang selevel Warren
Buffet yang bisa memberikan sumbangan senilai 300 triliun rupiah pada tahun 2006
lalu sebagai orang yang belum sukses, mungkin anda punya kriteria sukses yang
lain ? J
Tapi coba kita lihat untuk orang yang tahun 2008
memiliki kekayaan sebesar 62 Milliar Dollar ini, pada umur 11 tahun dia menjadi
loper Koran, sambil menjadi loper Koran dia juga mencari bola golf ‘nyasar’ di
lapangan golf untuk kemudian dijual lagi.
Umur 14 tahun dia sudah bisa membeli tanah untuk
kemudian disewakannya.
Kemudian dia menghabiskan waktu berhari-hari untuk mempelajari saham
yang kemudian mengantarnya menjadi multi-billionaire seperti sekarang.
Saya tebalkan kata ‘berhari-hari’ untuk sedikit
menggambarkan betapa setidaknya Warren Buffet bekerja/belajar 18 jam setiap
hari minimal untuk akhirnya bisa menjadi master dibidang saham dan investor dan
menjadi kaya seperti sekarang.
Untuk ini bukan 18 jam sehari yang saya titik
beratkan, namun pada satu hal, ‘mau’
melakukan sesuatu yang kelihatan berat untuk bisa menjadi sukses.
Mba Merry Riana juga melakukan hal yang sama pada
awal karirnya, dia ‘mau’ bekerja
minimal 14 jam sehari untuk mencari client-client awalnya, tidak akan pulang
sebelum presentasi ke minimal 8 orang setiap hari.
Kemudian untuk para model (suit..suit..) mengapa
mereka bisa sukses diet dan ‘mau’
sampai puasa makan hanya 2 – 3 sendok, menghindari es krim dan coklat yang
lezat, menghindari makan steak daging tebal yang enak (hmm yummy), hanya untuk
tetap kurus, singset dan langsing seperti layaknya model.
Sementara di pihak lain ada orang yang berpikiran,
ah repot sekali untuk kaya, harus kerja keras banting tulang 14 jam sehari,
begini saja aku sudah cukup, bisa makan bisa tidur dan tabungan secukupnya.
Ah, kerajinan amat mengerjakan sekarang, toh gaji
juga segitu-segitu saja.
Jadi, apa rahasia dari mereka yang sukses dan kaya
raya tersebut?
Mengapa mereka ‘mau’ melakukan pekerjaan yang dianggap orang lain berat ?
Seperti bekerja sampai 14 – 18 jam sehari ?
Diet ketat untuk langsing ?
Sedangkan ada juga orang lain yang ‘tidak mau’ melakukan usaha yang
berat-berat atau repot tersebut ?
Padahal orang-orang ini tahu untuk bisa kaya
paling tidak harus bekerja paling tidak lebih dari biasanya, untuk bisa
langsing harus diet, untuk bisa naik gaji paling tidak harus menyelesaikan
pekerjaan dengan maksimal dan mendapat nilai performance yang outstanding.
Tetapi mengapa orang-orang ini ‘tidak mau’ ?
Temukan jawabannya di…
Anda akan bisa menghindari hal-hal yang menghambat
anda SUKSES
Anda akan bisa mengontrol hidup anda untuk
mengarahkan diri anda menjadi SUKSES
Dapatkan di Ebook
Action sekarang untuk SUKSES sekarang dan
seterusnya.
Sampai lain waktu.
Thank you
Salam Sukses
Ase
